Menjawab tugas 14 semester1

Soal :

1.  Apa perbedaaan Informasi dan Sistem Informasi?

2. Jelaskan Level Manajemen dalam Organisasi?

3. sebutkan Jenis Sistem Informasi yang anda ketahui?

4. Jelaskan Jenis Pengembangan Sistem Informasi?

Jawaban:

1.Informasi merupakan pesan (ucapan/ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan.Dimana Informasi dapat direkam atau ditransmisikan.Hal tersebit dapat dicatat sebagai tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang.Sedangkan Sistem Informasi ialah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu sendiri untuk mendukung operasi dan manajemen.yang dimana Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. 

2.Tingkat atau level manejemen. Dimana di sinih kita mengetahui bahwa Manajer merupakan seseorang yang bekerja sama dengan orang lain dengan cara mengorganisasikan kegiatannya secara bersama sama untuk merealisasikan tujuan perusahaan.dan Umumnya manajer mempunyai tanggung jawab dan tugas yang sama, yaitu melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan serta pengendalian.

Tetapi dari sisi level manajemen atau tingkatan manajemen terbagi kedalam tiga jenjang manajemen, sesuai dengan fungsi dan tugasnya, yaitu sebagai berikut:

1.Manajemen Puncak | Top Level of Management. 
Manajemen puncak (top level management) adalah tingkat manajemen yang paling atas dan memiliki otoritas tertinggi pada sebuah organisasi perusahaan dan bertanggungjawab langsung kepada pemilik perusahaan.

 Tugas manajemen puncak, seperti:
  1. Menyusun dan menetapkan rencana perusahaan
  2. Menentukan tujuan perusahaan
  3. Mengatur manajemen yang berada dibawah posisi manajemen puncak
  4. Memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan
  5. Bertanggungjawab atas semua yang dilakukan oleh manajemen dibawahnya
2.Manajemen Tingkat Menengah | Middle Level of Management. 
Manajemen tingkat menengah berada pada tengah tengah dari hirarki manajemen pada sebuah perusahaan. 

Manajemen ini dipilih oleh manajemen puncak dan anajemen tingkat menengah bertanggungjawab atas pelaksanaan rencana yang sudah ditentukan oleh manajemen puncak.

tugas dan peran manajemen tingkat menengah sebagai berikut :
  1. Menjalankan perintah, kebijakan, rencana yang telah disusun oleh manajemen puncak
  2. Memberi saran atau rekomendasi kepada manajemen puncak
  3. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan semua departemen yang ada
  4. Berkomunikasi dengan manajemen puncak dan manajemen tingkat yang lebih rendah posisinya
  5. Mempersiapkan rencana jangka pendek, umumnya disusun hanya untuk 1 hingga 5 tahun
  6. Mempunyai keterbatasan tanggung jawab dan wewenang karena manajemen tingkat menengah ini merupakan perantara manajemen puncak dengan manajemen yang lebih rendah.
  7. Bertanggung jawab secara langsung kepada dewan direksi dan CEO perusahaan. 
3.Manajemen Lini Pertama (First Line Management). 
Manajemen lini pertama (low Level Management) adalah tingkatan manajemen yang paling rendah dalam sebuah perusahaan.

Manajemen ini bertugas untuk memimpin dan mengawasi kinerja tenaga operasional.Karena salah satu tugasnya mengawasi karyawan, manajemen tingkat pertama bekerja menggunakan keterampilan teknikal dan kemampuan komunikasi.

3. Berikut jenis-jenis sistem informasi:
a. Sistem Informasi Manajemen
b. Sistem Informasi Akuntansi
c. Sistem Informasi Keuangan
d. Sistem Informasi Manufaktur
e. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
f. Sistem Informasi Pemasaran
g. Sistem Informasi Eksekutif

4.Jenis-jenis pengembangan sistem informasi:

1.Metode System Development Life Cycle (SLDC). 
Metode ini merupakan metode pengembangan sistem informasi yang pertama kali digunakan makanya disebut dengan metode tradisional. Metode ini prototype Adalah tahap-tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh analis sistem dan programer dalam membangun sistem informasi.

2.Model WATERFALL
Sering juga disebut model Sequential Linier. Metode pengembangan sistem yang paling tua dan paling sederhana. Cocok untuk pengembangan perangkat lunak dengan spesifikasi yang tidak berubah-ubah. Model ini menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sequential atau terurut dimulai dari analisa, desain, pengkodean, pengujian dan tahap pendukung

3.Model Prototyping. 
Prototyping merupakan proses iterative dalam pengembangan sistem dimana requirement diubah ke dalam sistem yang bekerja (working system) yang secara terus menerus diperbaiki melalui kerjasama antara user dan analis. Prototype juga bisa dibangun melalui beberapa tool pengembangan untuk menyederhanakan proses.

4.Model RAD (Rapid Application Development). 
RAD ialah suatu penggabungan beberapa metode atau teknik terstruktur. RAD menggunakan metode prototyping dan teknik terstruktur lainnya untuk menentukan kebutuhan user dan perancangan sistem informasiselain itu RAD menekankan siklus perkembangan dalam waktu yang singkat (60 sampai 90 hari) dengan pendekatan konstruksi berbasis komponen.

5.Model Spiral. 
Model spiral pada awalnya diusulkan oleh Boehm,model spiral ini merupakan model proses perangkat lunak evolusioner yang merangkai sifat iteratif dari prototype dengan cara kontrol dan aspek sistematis model sequensial linier. Model iteratif ditandai dengan tingkah laku yang memungkinkan pengembang mengembangkan versi perangkat lunak yang lebih lengkap secara bertahap.

6.Object Oriented Technology. 
Object Oriented Technology merupakan cara pengembangan perangkat lunak berdasarkan abstraksi objek-objek yang ada di dunia nyata. Dasar pembuatan adalah Objek, yang merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas. Filosofi Object Oriented sangat luar biasa sepanjang siklus pengenbangan perangkat lunak (perencanaan, analisis, perancangan dan implementasi) sehingga dapat diterapkan pada perancangan sistem secara umum: menyangkut perangkat lunak, perangkat keras dan system secara keseluruhan.

7.Metode End-user Development. 
Dimana pengembangan dilakukan langsung oleh end-user. Keterlibatan langsung end-user sangat menguntungkan, karena memahami benar bagaimana sistem bekerja. Artinya tahap analisis sistem dapat dilakukan lebih cepat. Kelemahan adalah pada pengendalian mutu dan kecenderungan tumbuhnya “private”sistem informasi. Integrasi dengan sistem yang lain menjadi sulit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Akhir KTI Semester 1

Menjawab tugas 13 semester1

Menjawab Tugas 11 Semester1